SIBANGKIM
Memuat aplikasi...
Memuat aplikasi...
Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman
Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman | Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman
Satu portal terpadu untuk mengakses seluruh ekosistem digital Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman
Provinsi Binaan
Kab/Kota Kumuh Terdata
Ha Kumuh Nasional
Unit BSPS 2025
Layanan Digital
Aplikasi Aktif
Mengenal lebih dekat Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman
Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman merupakan salah satu direktorat di lingkungan Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia.
Direktorat ini memiliki tugas pokok merumuskan dan melaksanakan kebijakan serta melakukan pembinaan teknis dalam peningkatan kualitas kawasan kumuh, penyediaan sanitasi, dan bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan sesuai rencana tata ruang wilayah.
Sebelumnya, Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman merupakan bagian dari Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto (2024), tugas dan fungsi pengembangan kawasan permukiman dialihkan ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (KemenPKP) yang berdiri sendiri berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2024.
Tujuan utama direktorat adalah mewujudkan lingkungan hunian yang layak untuk mendukung kehidupan dan penghidupan masyarakat, dengan fokus pada tiga program strategis.
Kementerian
Perumahan dan Kawasan Permukiman RI
Direktorat Jenderal
Kawasan Permukiman
Direktorat
Pengembangan Kawasan Permukiman
Penanganan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh melalui penataan infrastruktur, perbaikan hunian, dan peningkatan akses layanan dasar bagi masyarakat.
Penyediaan dan peningkatan akses sanitasi layak bagi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur sanitasi yang berkelanjutan di kawasan permukiman.
Pemberian bantuan stimulan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk pembangunan baru atau peningkatan kualitas rumah swadaya agar layak huni.
Dasar Hukum: Perpres 191/2024 & Permen PKP No. 1/2024
Melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, pembinaan teknis, pengawasan teknis, pengendalian dan pengaturan teknis pembangunan dan pengembangan kawasan permukiman perkotaan, perdesaan, serta kawasan permukiman khusus.
Penyusunan kebijakan dan strategi pengembangan kawasan permukiman perkotaan, perdesaan, dan khusus
Pelaksanaan kebijakan pengembangan kawasan permukiman dan fasilitasi penyediaan tanah
Pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pengembangan kawasan permukiman
Perencanaan teknis, evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan pengembangan kawasan permukiman
Penyusunan dan penyebarluasan norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK)
Pengembangan jejaring kemitraan dan fasilitasi pembinaan kelembagaan dalam pengembangan kawasan permukiman
Direktur
Pengembangan Kawasan Permukiman
Program strategis untuk mewujudkan kawasan permukiman yang layak huni dan berkelanjutan
Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu
Program strategis untuk meningkatkan kualitas permukiman kumuh melalui pembangunan infrastruktur kawasan permukiman secara terpadu di seluruh Indonesia. Meliputi pembangunan rumah, jalan lingkungan, sistem drainase, fasilitas sanitasi, sistem air minum, pengelolaan persampahan, dan sistem proteksi kebakaran. Program ini mengintegrasikan aspek teknis, sosial, dan lingkungan dengan target mencapai 0% kumuh pada 2030 melalui koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah di 514 kabupaten/kota.
Sanitasi Layak di Kawasan Permukiman
Program komprehensif untuk meningkatkan kualitas sanitasi dan akses air bersih di kawasan permukiman melalui penyediaan fasilitas sanitasi layak bagi masyarakat. Mencakup pembangunan jamban keluarga, sistem pengelolaan air limbah, instalasi air minum komunal, dan program promosi kesehatan lingkungan. Menjangkau 38 provinsi dengan 19 Balai Pelaksana yang mendukung target nasional meningkatkan rumah bersanitasi layak dari 85% menjadi 100% pada tahun 2030.
Rumah Layak Huni untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Program inovatif untuk meningkatkan ketersediaan dan kualitas rumah layak huni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya. Program ini memberikan dukungan finansial dan teknis kepada MBR untuk membangun atau meningkatkan kualitas rumah mereka secara mandiri. Dengan mekanisme pemberian stimulan, pelatihan konstruksi, dan verifikasi kualitas, program ini telah membantu ribuan keluarga memiliki rumah yang sehat dan layak huni. Target DIPA 2025 sebesar 14.539 unit dengan fokus pada daerah perkotaan dan pinggiran kota yang memiliki konsentrasi kumuh tinggi.
Infrastruktur Dasar untuk Kawasan Permukiman
Program pembangunan Prasarana Sarana Utilitas (PSU) fokus pada penyediaan infrastruktur dasar yang menjadi fondasi bagi pengembangan kawasan permukiman yang sehat dan layak. Meliputi pembangunan jalan lingkungan, sistem drainase, instalasi air bersih, pengelolaan sampah, serta sistem perlindungan kebakaran di kawasan permukiman kumuh dan permukiman formal. Program ini bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan keberlanjutan operasional PSU melalui penguatan kelembagaan pengelola dan mekanisme pembiayaan yang jelas. Target 2025 mencakup 300 lokasi pembangunan PSU baru dengan fokus pada daerah tertinggal dan terpencil yang belum memiliki infrastruktur memadai.
Bukti dampak program melalui perbandingan sebelum dan sesudah penanganan
Transformasi luar biasa bantaran sungai Ciliwung dari kawasan kumuh padat penduduk menjadi permukiman layak huni dengan infrastruktur sanitasi modern dan ruang terbuka hijau yang indah. Program ini melibatkan rehabilitasi 850 unit rumah dan pembangunan jalan sepanjang 3,2 km.
Kronologi pencapaian dan milestone penting Direktorat Bangkim
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman menjadi fondasi hukum penyelenggaraan perumahan nasional
Fokus khusus pada penanganan kumuh nasional dengan pembentukan struktur organisasi dedicated untuk program peningkatan kualitas kumuh
Pencanangan program peningkatan kualitas permukiman kumuh skala nasional dengan target RPJMN 0% kumuh pada tahun 2019
Peraturan Menteri PUPR mendefinisikan kriteria kawasan kumuh dan mekanisme pendataan awal dengan baseline 37.407 Ha kumuh nasional
Milestone pertama penanganan kumuh skala nasional mencapai 1.000 desa/kelurahan dengan fokus pada persiapan infrastruktur
Regulasi teknis untuk program peningkatan kualitas kumuh dan perluasan program peningkatan kualitas sanitasi ke 38 provinsi
Target kumulatif 10.000 hektar kumuh tertangani tercapai dengan melibatkan lebih dari 2.000 desa/kelurahan di seluruh Indonesia
Inisiatif digitalisasi data kumuh nasional untuk penyiapan database terpusat yang akurat dan real-time di tengah adaptasi pandemi COVID-19
Sistem database kumuh berbasis web dengan integrasi data dari 514 kabupaten/kota memudahkan monitoring dan perencanaan program
Peningkatan signifikan capaian kumulatif kumuh tertangani menunjukkan akselerasi program dengan dukungan anggaran dan koordinasi yang kuat
Dashboard monitoring BSPS dan kumuh dengan visualisasi progress program yang dapat diakses oleh stakeholder di semua level pemerintahan
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (KemenPKP) berdiri sebagai kementerian tersendiri memperkuat fokus pengelolaan kawasan permukiman nasional
Target kumulatif 20.000 hektar kumuh tertangani sudah terlampaui dengan konsolidasi data di SIBANGKIM untuk transisi ke era digital
Portal terintegrasi SIBANGKIM dengan 4 aplikasi live dan 8 aplikasi dalam pengembangan mencakup monitoring kumuh, BSPS, sanitasi, dan transparansi anggaran
Proyeksi mencapai integrasi penuh data kumuh, program, dan infrastruktur dari seluruh kabupaten/kota dalam ekosistem SIBANGKIM untuk decision-making berbasis data
Berita dan informasi terkini dari Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman
Portal SIBANGKIM diluncurkan dengan peta interaktif, galeri dampak program, tracker progress, dan fitur transparansi anggaran terintegrasi. Ekosistem digital ini menjadi fondasi transformasi pengelolaan data permukiman nasional dengan teknologi terkini.
SelengkapnyaProgram Peningkatan Kualitas Kumuh dan Sanitasi menargetkan penanganan 263,19 Ha kawasan kumuh di 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia pada tahun 2025. Capaian ini melibatkan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah untuk peningkatan infrastruktur dasar.
SelengkapnyaMenteri Perumahan dan Kawasan Permukiman melakukan kunjungan lapangan ke lokasi penanganan kumuh di Kelapa Dua untuk melihat langsung hasil pelaksanaan program dan mendengarkan aspirasi masyarakat. Kunjungan ini menjadi momentum evaluasi dan penyesuaian strategi penanganan kumuh.
SelengkapnyaRakornas dihadiri perwakilan dari 38 provinsi membahas target dan strategi pelaksanaan program pengembangan kawasan permukiman tahun 2025. Forum ini menjadi wadah sinkronisasi data, sharing best practices, dan penetapan prioritas penanganan kumuh regional.
SelengkapnyaKementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (KemenPKP) resmi dibentuk berdasarkan Perpres Nomor 191 Tahun 2024, mengukuhkan pengelolaan kawasan permukiman secara mandiri dengan struktur organisasi dan kewenangan yang komprehensif untuk akselerasi program nasional.
SelengkapnyaProgram Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) menargetkan 14.539 unit di tahun 2025 untuk meningkatkan ketersediaan rumah layak huni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Realisasi hingga Desember 2024 mencapai 13.281 unit dengan capaian 91,35%.
SelengkapnyaEkosistem digital SIBANGKIM terus berkembang dengan 4 aplikasi yang sudah operasional dan 8 aplikasi dalam tahap pengembangan. Integrasi sistem informasi ini memungkinkan monitoring real-time dan transparansi program di seluruh jajaran pelaksana.
SelengkapnyaSIBANGKIM meluncurkan fitur peta interaktif dengan visualisasi data kumuh terkini dari 514 kabupaten/kota di 38 provinsi. Fitur ini memudahkan stakeholder untuk mengakses informasi real-time tentang lokasi kumuh, tingkat prioritas, dan progress penanganan di setiap wilayah.
SelengkapnyaKemenPKP menjalin kerja sama intensif dengan Pemprov DKI Jakarta untuk penanganan kumuh di 13 lokasi prioritas. Kolaborasi ini mencakup pendanaan bersama, penggunaan SIBANGKIM untuk monitoring, dan pelatihan bagi tim pelaksana lokal untuk akselerasi capaian target 2025.
SelengkapnyaKemenPKP menyelenggarakan workshop pelatihan penggunaan SIBANGKIM untuk 250 peserta dari 9 provinsi Sumatera. Pelatihan 3 hari ini mencakup operational dashboards, data entry, analisis progress, dan troubleshooting teknis untuk optimalisasi penggunaan platform di level daerah.
SelengkapnyaSistem SIBANGKIM meraih penghargaan kategori "Transformasi Digital Terbaik" dalam ajang Penghargaan Digitalisasi Pemerintahan 2024. Penghargaan ini mengakui komitmen KemenPKP dalam mengintegrasikan teknologi untuk transparansi dan akselerasi pembangunan kawasan permukiman.
SelengkapnyaKemenPKP meluncurkan program bantuan sanitasi darurat untuk 5.000 rumah tangga di kawasan pesisir Sulawesi yang belum memiliki akses sanitasi layak. Program ini menargetkan penurunan angka penyakit berbasis lingkungan melalui penyediaan jamban keluarga dan sistem pengelolaan air limbah terpadu.
SelengkapnyaSIBANGKIM mengintegrasikan data kumuh dengan Sistem Informasi Desa (SID) untuk memfasilitasi perencanaan pembangunan di level desa. Integrasi ini memungkinkan kepala desa mengakses data detail tentang kondisi permukiman dan target penanganan kumuh untuk perencanaan APBD yang lebih efektif.
SelengkapnyaProgram Prasarana Sarana Utilitas (PSU) mencapai penyelesaian 450 lokasi pembangunan jalan lingkungan, drainase, dan water supply di tahun 2024. Target tahun 2025 adalah penambahan 300 lokasi PSU di kawasan kumuh dengan fokus pada daerah tertinggal dan terpencil.
SelengkapnyaKemenPKP meluncurkan aplikasi mobile SIBANGKIM untuk memudahkan tim verifikator dan pengawas di lapangan mengakses data dan melaporkan progress secara real-time. Aplikasi ini menggunakan teknologi offline-first, memungkinkan kerja optimal bahkan di daerah dengan konektivitas terbatas.
SelengkapnyaSampaikan pertanyaan, masukan, atau laporan terkait program kawasan permukiman
Alamat
Jl. Pattimura No. 20, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110
Telepon
(021) 7228-496
Website
https://pkp.go.idKirim Saran & Masukan
Via Google Form